Showing posts with label Wayang Jemblung. Show all posts
Showing posts with label Wayang Jemblung. Show all posts
Thursday, March 29, 2012
Wayang Jemblung
Kesenian Jemblung menurut gotek berawal dari salah satu tradisi
orang Banyumas pada saat sepasaran bayi (selamatan yang dilakukan pada saat
bayi berumur lima hari) mengadakan suatu acara yang disebut macanan atau
macapatan yang kemudian biasa disebut muyen (berasal dari istilah kata nemu
bayi). Acara ini berupa pembacaan tembang-tembang macapat oleh beberapa orang
yang bertujuan untuk membuat suasana tempat hajatan menjadi hangat. Di samping
itu kemudian masyarakat menggunakan momen ini sebagai ungkapan rasa syukur dan
berdoa agar bayi yang baru lahir tumbuh menjadi anak yang berbudi pekerti
luhur, berguna bagi bangsa, negara, dan agama (mampu menjadi kalifatullah
paneteg panatanagara dan kalifatullah paneteg panatagama).
Subscribe to:
Posts (Atom)